SISTEM
PENILAIAN PROSES PEMBELAJARAN SAINS
Penialaian
proses merupakan penilaian yang menitik beratkan sasaran penilaian pada tingkat
efektivitas kegiatan belajar mengajar dalam rangka pencapaian tujuan
pengajaran. Penilaian proses belajar mengajar menyangkut penilaian terhadap
kegiatan guru, kegiatan siswa, pola interaksi guru siswa dan proses
keterlaksanaan proses belajar mengajar.
Tujuan
penilaian proses belajar mengajar pada hakikatnya adalah untuk mengetahui
kegiatan belajar mengajar, terutama efesiensi, keefektifan, dan produktivitas
dalam mencapai tujuan pengajaran.
Penilaian mempunyai sejumlah fungsi di dalam proses
belajar mengajar, yaitu :
1. Sebagai alat guna mengetahui apakah siswa telah
menguasai pengetahuan, nilai-nilai, norma-norma dan keterampilan yang diberikan
oleh guru
2. Untuk
mengetahui kelemahan peserta didik dalam melakukan kegiatan belajar
3. Mengetahui
tingkat ketercapaian siswa dalam kegiatan belajar
4. Sebagai
sarana umpan balik bagi guru yang bersumber dari siswa
5. Sebagai
alat untuk mengetahui perkembangan belajar siswa
6. Sebagaii
materi utama laporan hasil belajar kepada para orang tua siswa
Menurut
“Nana sudjana”, penilaian proses belajar mengajar memiliki kriteria, yaitu
konsistensi belajar mengajar dengan kurikulum. Kurikulum adalah program belajar
mengajar yang telah ditentukan sebagai acuan apa yang seharusnya dilaksanakan.
Keberhasilan proses belajar mengajar di lihat sejauh mana acuan apa yang
seharusnya dilaksanakan. Keberhasilan proses belajar mengajar dilihat sejauh
mana acuan tersebut dilaksanakan secara nyata dalam bentuk dan aspek-aspek :
1. Tujuan
–tujuan pengajaran
2. Bahan
pengajaran yang diberikan
3. Jenis
kegiatan yang dilaksanakan
4. Cara
melaksanakan jenis kegiatan
5. Peralatan
yang digunakan untuk masing-masing kegiatan
6. Penilaian
yang digunakan untuk setiap tujuan
Penilaian
pembelajaran Sains di sekolah hendaknya mengacu pada suatu standar yang
diterapkan baik secara nasional maupun internasional. National Research Council
dalam National Committee on Science Education Standards and Assessment (1996), telah
menetapkan National Science Education Standards (NSES), suatu standar bagi
pendidik dalam menilai pendidikan IPA di semua level pendidikan. Standar
nasional pendidikan IPA versi NRC ini berisi standar konten IPA, standar
pedagogi dalam mengajar IPA, standar
profesi, standar program, standar asesmen, dan standar sistem. Mutu
pendidikan IPA yang baik, harus memenuhi semua standar tersebut.
Penilaian
standar memberikan kriteria untuk menilai kemajuan menuju visi pendidikan IPA
pada literasi sains untuk semua. Standar yang menggambarkan kualitas praktek
penilaian yang digunakan oleh guru dan lembaga pemerintah untuk mengukur
prestasi dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar IPA. Panduan
untuk mengembangkan penilaian, praktek, dan kebijakan. Standar ini dapat
diterapkan untuk penilaian siswa, guru, program formatif dan sumatif, dan
penilaian eksternal. Sebagai mekanisme umpan balik utama dalam sistem
pendidikan sains.
Standar Penilaian IPA
Latar
belakang disusunnya Standar pendidikan IPA ini adalah karena adanya kebutuhan
masyarakat terhadap IPA bukan hanya sekedar ilmu tetapi sebagai sesuatu yang
dapat digunakan untuk bertahan hidup (NRC, 1996). Standar penilaian menyediakan
kriteria untuk menentukan kualitas praktik-pratik penilaian. Standar penilaian
meliputi lima bidang sebagai berikut:
1. Konsistensi
penilaian dengan suatu keputusan merupakan desain untuk informasi
2. Penilaian
prestasi dan kesempatan untuk belajar sains
3. Mencocokkan
antara kualitas teknis dari kumpulan data dan konsekuensi tindakan yang perlu
dilakukan berbasis data tersebut
4. Kejujuran
dalam praktik penilaian
5. Ketepatan
penarikan kesimpulan berdasarkan penilaian tentang prestasi siswa dan
kesempatan untuk belajar.
Dalam
visi yang dijelaskan oleh National Science Education Standards, penilaian
adalah mekanisme umpan balik utama dalam sistem pendidikan sains. Standar
penilaian menyediakan siswa dengan umpan balik tentang seberapa baik mereka
memenuhi harapan, guru dengan umpan balik tentang seberapa baik siswa mereka
belajar, sekolah dengan umpan balik tentang efektivitas guru dan program
mereka, dan pembuat kebijakan dengan umpan balik tentang seberapa baik
kebijakan bekerja. Umpan balik ini pada gilirannya merangsang perubahan
kebijakan, memandu pengembangan profesional guru, dan mendorong siswa untuk
meningkatkan pemahaman mereka tentang IPA.
Proses
penilaian adalah alat yang efektif untuk mengkomunikasikan harapan system
pendidikan IPA untuk semua pihak yang terkait dengan pendidikan IPA. Praktek
penilaian dan kebijakan memberikan defenisi operasional apa yang penting untuk
dilakukan.
Dari penjabaran artikel diatas, saya ingin mengajak para pembaca
untuk berdiskusi mengenai hal-hal yang terkait dengan artikel ini. Adapun yang
ingin saya bahas di sini yaitu :
1.
Apa saja ruang lingkup
penilaian proses pembelajaran sains ?
2.
Siapa saja yang terlibat dalam
system penilaian proses pembelajaran sains ? penilaian apa saja yang dilakukan
? Dan kapankah waktu yang paling efektif untuk melakukan penilaian tersebut ?
3.
Instrument apa saja yang
dibutuhkan dalam penilaian proses pembelajaran sains ?
Assalamualaikum wr.wb
BalasHapusSaya mencoba menanggapi pertanyaan yg pertama.
Apa saja ruang lingkup penilaian dalam pembelajaran sains?
menurut sumber dari artikel artikel yang pernah saya baca yaitu:
1. Yang dinilai dari Sikap mencakup kebiasaan, motivasi, minat, bakat yang meliputi bagaimana sikap peserta didik terhadap guru, mata pelajaran, orang tua, suasana sekolah, lingkungan, metode, media dan penilaian.
2. Pengetahuan dan Pemahaman peseta didik sudah mengetahui dan memahami tugas-tugasnya
3. Kecerdasan meliputi apakah peserta didik samapi taraf tertentu sudah dapat memecahkan masalah-masaah yang di hadapi dalam pelajaran.
Terima kasih
assalamualaikum wr wb
BalasHapusterimakasih atas artikelnya. saya tertarik berdiskusi mengenai pertanyaan terakhir yaitu membicarakan tentang instrumen penilaian proses. sepengetahuan saya instrumen penilaian proses biasanya berbentuk angket yang diisi dengan pertanyaan2 yang berkaitan dengan proses pembelajaran, bukan hasil. misalnya pernyataan "kegiatan pembelajaran sesuai dengan waktu yang direncanakan" diisi poin nya.. menurut saya demikian. terimakasih
saya akan mencoba menjawab pertanyaan no 2, menurut saya yang terlibat didalam sistem penilaian di dalam pembelajaran sains yaitu pendidik,satuan pendidikan dan pemerintah dan penilaian yang dilakukan yaitu kalau pendidik :
BalasHapus1. Penginformasian silabus mata pelajaran yang di dalamnya memuat rancangan dan kriteria penilaian pada awal semester;
2. Pengembangan indikator pencapaian KD dan m pemilihan teknik penilaian yang sesuai pada saat menyusun silabus mata pelajaran;
3. Pengembangan instrumen dan pedoman penilaian sesuai dengan bentuk dan teknik penilaian yang dipilih;
4. Pelaksanaan tes, pengamatan, penugasan, dan/atau bentuk lain yang diperlukan
satuan pendidikan :
1. Penentuan KKM setiap mata pelajaran dengan harus memperhatikan karakteristik peserta didik, karakteristik mata pelajaran, dan kondisi satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik;
2. Pengkoordinasian ulangan yang terdiri atas ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, dan ulangan kenaikan kelas;
pemerintah :
Penilaian Hasil Belajar oleh Pemerintah dilakukan dalam bentuk Ujian Nasional (UN);
1 UN didukung oleh sistem yang menjamin mutu dan kerahasiaan soal serta pelaksanaan yang aman, jujur, dan adil;
2 Dalam rangka penggunaan hasil UN untuk pemetaan mutu program/atau satuan pendidikan, Pemerintah menganalisis dan membuat peta daya serap hasil UN.
dan waktu yang paling efektif yaitu pada saat proses belajar mengajar, ulangan harian dan UN
Menyikapi no 3.?
BalasHapusInstrumen yg di btuh kan
Evaluasi hasil Pembelajaran bahwa evaluasi merupakan proses untuk memberikan atau menetapkan nilai kepada sejumlah tujuan, kegiatan, keputusan, unjuk kerja, proses, orang, maupun objek.Evaluasi merupakan suatu proses untuk menentukan nilai dari sesuatu.
terima kasih. menjawab nomor 3 Instrument apa saja yang dibutuhkan dalam penilaian proses pembelajaran sains ?
BalasHapusmenurut saya penilaian penilaian sains dan non sains tidaklah berbeda kerena kita tau penilaianan adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik. akan tetapi dalam penilaian ada instrumen yang kita gunakan agar penilaianan tersebut menjadi akuntabel. instrumen tersebut berupan
1. Penilaian sikap
2. Penilaian pengetahuan
3. Penilaian keterampilan
ketiga aspek inilah yang menjadi alat intrumen yang digunakan dlam penilaian pada kurikulum yang berlaku sekarang (K13).
Assalamualaikum,wr.wb menurut pendapat saya ruang lingkup penilaian proses pembelajaran sains adalah terdiri atas 3 aspek yaitu aspek kognitif , afektif dan psikomotorik
BalasHapussaya akan menanggapi pertanyaan no 3 menurut saya dalam penilaian 3 instrumen yang digunakan 1.Penilaian sikap
BalasHapus2. Penilaian pengetahuan 3. Penilaian keterampilan
ketiga aspek inilah yang menjadi instrumen yang digunakan dlam penilaian pada kurikulum (K13).terimakasih ^_^
Assalamualaikum, saya akan menanggapi pertanyaan no.1
BalasHapusRuang lingkup penilaian proses dan hasil belajar adalah sebagai berikut.
1. Sikap mencakup kebiasaan, motivasi, minat, bakat
2. Pengetahuan dan Pemahaman peserta didik
3. Kecerdasan meliputi apakah peserta didik sampai pada taraf tertentu telah dapat memecahkan masalah
4. Perkembangan jasmani
Assalamualaikum wr wb
BalasHapusSaya menanggapi pertanyaan no 3, Intrument yang dibutuhkan yaitu:
a) Penilaian sikap berupa angket atau lembar observasi, penilaian diri, dan penilaian antar teman
b) Penilaian Pengetahuan melalui tes tulis, tes lisan, dan penugasan.
c) Penilaian Keterampilan melalui penilaian kinerja berupa praktikum, portofolio, dan projek.
saya menanggapi pertanyaan yang pertama, Apa saja ruang lingkup penilaian proses pembelajaran sains ?
BalasHapusPenilaian proses dilaksanakan saat proses pembelajaran berlangsung. Penilaian proses merupakan penilaian yang menitikberatkan sasaran penilaian pada tingkat efektivitas kegiatan belajar mengajar dalam rangka pencapaian tujuan pengajaran. Penilaian proses belajar mengajar menyangkut penilaian terhadap kegiatan guru, kegiatan siswa, pola interaksi guru-siswa dan keterlaksanaan proses belajar mengajar.
Ruang lingkup sasarannya mencakup tiga sasaran pokok yaitu: Program pendidikan, Proses belajar mengajar, dan Hasil-hasil belajar. Penilaian program pendidikan atau penilaian kurikulum menyangkut terhadap tujuan pendidikan, isi program, stratergi pelaksanaan program dan sarana pendidikan. Penilaian proses belajar mengajar menyangkut penilaian terhadap guru, kegiatan siswa, pola inetraksi guru siswa dan keterlaksanaan program belajar mengajar. Sedangkan penilaian hasil belajar menyangkut hasil belajar jangka pendek dan hasil jangka panjang.
BalasHapusSalam
Agung Laksono
Menganggapi pertanyaan pertama, berikut Ruang lingkup penilaian proses pembelajaran sains:
BalasHapus1. Sikap. Yaitu kebiasaan, motivasi, minat, bakat. Meliputi bagaimana sikap peserta didik terhadap guru, mata pelajaran, orang tua, suasana sekolah, lingkungan, metode, media dan penilaian.
2. Pengetahuan dan pemahaman. Peserta didik sudah mengetahui dan memahami kewajibannya sebagai warga Negara, warga masyarakat, warga sekolah, dan sebagainya.
3. Kecerdasan. Apakah peserta didik pada taraf tertentu sudah dapat memecahkan masalah-masalah yang dihadapi dalam pelajaran.
4. Perkembangan jasmani. Apakah peserta didik sudah berkembang secara harmonis dan membiasakan diri hidup sehat.
5. Keterampilan. Menjelaskan apakah peserta didik sudah terampil membaca, menulis dan menghitung, menggambar, olahraga dan sebagainya.
Terima kasih
pertanyaan No 3
BalasHapusintrumen yang dibutuhkan dalam penilaian proses sangat beraneka ragam, beberapa diantaranya bisa Menggunakan Angket, Wawancara, praktik atau pun hal yang lain.
Baiklah saya akan mencoba menggapi pertanyaan nmor 1 , ruang lingkup penilaian pembelajaran sains yaitu (1) domain kognitif (pengetahuan atau yang mencakup kecerdasan bahasa dan kecerdasan logika – matematika), (2) domain afektif (sikap dan nilai atau yang mencakup kecerdasan antarpribadi dan kecerdasan intrapribadi, dengan kata lain kecerdasan emosional), dan (3) domain psikomotor (keterampilan atau yang mencakup kecerdasan kinestetik, kecerdasan visual-spasial, dan kecerdasan musikal).
BalasHapusTerima kasih atas ulasan yang diberikan, saya akan menanggapi pertanyaan ketiga mengenai instrumen apa saja yang diperlukan dalam penilaian proses. instrumen sebagai perangkat untuk mengukur hasil belajar siswa yang mencakup hasil belajar dalam ranah kognitif, afektif, dan psikomotor. Bentuk instrumen dapat berupa tes dan non-tes. Instrumen bentuk tes mencakup: tes uraian (uraian objektif dan uraian bebas), tes pilihan ganda, jawaban singkat, menjodohkan, benar salah, unjuk kerja (performance test), dan portofolio. Instrumen bentuk non-tes mencakup: wawancara, angket, dan pengamatan (observasi).
BalasHapusInstrument apa saja yang dibutuhkan dalam penilaian proses pembelajaran sains ?
BalasHapusjika ditanya dalam proses pembelajaran , bebrapa instrumen bisa dipakai, sperti lembar observasi siswa, dimana didalam nya berisi kegiatan siswa dari masuk sampai akhir pembelajaran, instrumen ini diisi guru dengan melihat proses pembelajaran yang dilaksanakan.
Saya akan mencoba menjawab pertanyaan no 1 yaitu, Apa saja ruang lingkup penilaian proses pembelajaran sains ? Ruang lingkup penilaian tersebut mencakup penilaian sikap, penilaian pengetahuan, dan penilaian keterampilan. Adapun tingkatan pada Penilaian sikap adalah Menerima nilai, Menanggapi nilai, Menghargai nilai, Menghayati nilai, Mengamalkan nilai.Pada penilaian pengetahuan terdapat kemampuan berpikir berupa
BalasHapusMengingat, Memahami, Menerapkan, Menganalisis, Mengevaluasi, Mencipta dan memiliki dimensi berupa dimensi Pengetahuan, Faktual, Konseptual, Prosedural, Metakognitif. Pada penilaian keterampilan terdapat kemampuan belajar yang meliputi mengamati, menanya, mengumpulkan,informasi, menalar dan mengomunikasikan. Sedangkan Keterampilan Kongkritnya berupa Persepsi, Kesiapan, Meniru, Membiasakan gerakan, Mahir Menjadi gerakan alami, Menjadi tindakan orisinal
menanggapi pertanyaan nomor 1. waktu yang paling tepat untuk melakukan penilaian proses adalah pada saat proses pembelajaran berlansung, guru dapat mengisi rubrik peniliaan kesesuaian proses pembelajaran dengan tujuan pembelajran saat proses mengajar sehingga tidak ada langkah yg terlupa ataupun luput dari penilaian krn terlupa ataupun sebab2 lainnya
BalasHapus